SEMARANG – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., menegaskan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kapasitas, profesionalisme, dan integritas dalam mendukung pembangunan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Mendiktisaintek saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) XIX di Politeknik Negeri Semarang (Polines), Senin (27/7/2026). Kedatangan Mendiktisaintek disambut oleh Direktur Polines, Dr. Garup Lambang Goro, S.T., M.T., beserta jajaran pimpinan Polines.
Dalam paparannya, Mendiktisaintek menjelaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya bergantung pada ketersediaan sumber daya alam (SDA), tetapi juga pada kualitas SDM. Menurutnya, SDM yang berintegritas menjadi modal utama dalam membangun tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang bersih.
Mendiktisaintek juga menjelaskan konsep statecraft, yaitu kemampuan mengelola negara secara terampil. Ia menilai pengalaman mahasiswa dalam organisasi, khususnya melalui kepemimpinan di BEM, dapat menjadi sarana untuk melatih kemampuan koordinasi, pengambilan keputusan, dan kepemimpinan.
“Pengalaman organisasi mahasiswa menjadi salah satu proses pembelajaran penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi berbagai tantangan bangsa,” katanya.
Di tengah perubahan situasi global yang berlangsung cepat, Mendiktisaintek mendorong mahasiswa untuk terus menjaga sikap kritis dan memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan bangsa.
“Saya tahu teman-teman mahasiswa ini adalah generasi yang sangat kritis, silakan dilanjutkan, karena memang kita butuh orang-orang yang kritis, yang punya kepedulian terhadap negara kita,” ungkapnya.

Selain itu, Mendiktisaintek menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi dalam mengembangkan riset dan inovasi untuk memperkuat kapasitas nasional. Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dan berpotensi dikembangkan menjadi energi alternatif, salah satunya melalui pengembangan bioetanol berbahan baku hasil pertanian.
Pengembangan inovasi tersebut dinilai dapat mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Dalam hal ini, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan riset dan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan bangsa.
Menegaskan kembali pentingnya integritas, Mendiktisaintek berpesan kepada mahasiswa agar tidak pernah menggadaikan nilai tersebut dalam kehidupan maupun dalam menjalankan tanggung jawab.
“Pesan saya satu, integritas. Jangan pernah menggadaikan integritas karena that’s the highest price. Harga tertinggi dari seseorang itu adalah integritas,” ucapnya.
Menutup paparannya, Menteri Brian mengajak mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengamat atau menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan nasional, tetapi juga mempersiapkan diri menjadi bagian dari solusi.
“Tetap berpikir kritis, adik-adik. Ada yang kurang, perbaiki, suarakan. Tetapi yang jauh lebih penting dari itu adalah Anda semua harus menjadi pemain-pemain utama,” ujarnya. ang
Humas Polines
Semarang, 27 Juli 2026

