Konsorsium PTV Jateng Audiensi dengan Disperindag Jawa Tengah : Perkuat Kolaborasi Hilirisasi Riset dan Green Industri

SEMARANG — Tim Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) Jawa Tengah melaksanakan kunjungan dan audiensi ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Rabu (2/10/2025). Rombongan dipimpin oleh Dr. Ir. Kurnianingsih, M.T. selaku Ketua Konsorsium PTV Jateng, didampingi Dr. Amin Suharjono, M.T. dan Rahindra Bayu Kumara, M.Mar., M.Si. sebagai anggota tim kerja.

Kehadiran tim konsorsium disambut langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Jawa Tengah, July Emmylia, SE, MM, bersama pejabat struktural, yaitu Kabid Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Devita Ayu M., SE, M.Si., Kabid Perdagangan Dalam Negeri Sucahyo, SH, MM., serta Kepala Balai Industri Logam dan Kayu Husni, SE, M.PI.

Dalam audiensi tersebut, Dr. Kurnianingsih menyampaikan undangan sekaligus permohonan dukungan dari Dinas Perindustrian untuk persiapan Festival Panen Raya Berdikari. Agenda ini dirancang untuk menampilkan hasil riset terapan perguruan tinggi vokasi yang berkolaborasi dengan industri, sekolah menengah kejuruan (SMK), serta pemangku kepentingan lainnya.

“Festival ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem inovasi yang kokoh dan berkelanjutan, sekaligus menjembatani hilirisasi riset agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian Jawa Tengah,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Jawa Tengah menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap inisiatif Konsorsium PTV Jateng. Ia menegaskan bahwa saat ini pemerintah provinsi tengah mendorong program Green Industri, yang membutuhkan keterlibatan aktif akademisi dan perguruan tinggi vokasi dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan untuk mendukung kebutuhan industri.

“Kami siap menjembatani dan mengajak industri di Jawa Tengah di bawah naungan Dinas Perindustrian untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi vokasi,” ungkapnya.

Audiensi ini menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun kolaborasi yang lebih erat antara dunia pendidikan vokasi dan industri. Dengan sinergi tersebut, diharapkan lahir inovasi berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan daya saing daerah, tetapi juga mendukung transisi menuju pembangunan industri hijau di Jawa Tengah. ang

Gulir ke Atas