International Project Based Learning dengan judul “Theory and Practice of Conservation, Restoration and Sustainable Use of Ecosystems in a Rural Area” yang merupakan realisasi hibah Pengembangan Kelembagaan Kantor Urusan Internasional (PKKUI) 2019 yang diterima oleh konsorsium Politeknik Negeri Semarang (POLINES) – Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) – Universitas Negeri Semarang (UNNES) dari Direktorat Kelembagaan Ristekdikti.
International Project Based Learning (IPBL) tahun 2019 diikuti oleh 40 peserta dari 8 universitas yakni Universiti Teknologi Mara (Malaysia), Universiti Pendidikan Sultan Idris (Malaysia), Tunku Abdul Rahman University College (Malaysia), King Mongkut’s University of Technology Thonburi (Thailand), Kasetsart University (Thailand), Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Negeri Semarang, dan Politeknik Negeri Semarang. Selain berasal dari universitas yang berbeda, pada peserta juga berasal dari berbagai negara yg berbeda pula, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Afghanistan dan Tajikistan.
Program International Project Based Learning adalah program kolaboratif yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Internasional dari Politeknik Negeri Semarang, Politeknik Negeri Jakarta, dan Universitas Negeri Semarang. Yang membuat International Project Based Learning 2019 istimewa adalah bahwa selain program ini bertujuan untuk mengembangkan pengalaman siswa dalam Perencanaan, Renovasi dan Perbaikan Sistem pengelolaan Ekosistem, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lintas budaya mereka. Diharapkan setelah program ini berlangsung, semua peserta dapat bersaing di era globalisasi ini dan menjadi lebih terbuka dalam menghadapi perbedaan budaya, suku, ras dan agama.
Upacara pembukaan program IPBL 2019 dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2019 di Ruang Serba Guna Politeknik Negeri Semarang dengan dibuka langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Semarang, Ir. Supriyadi, M.T. Program IPBL akan berlangsung selama 8 hari yakni sampai tanggal 12 Agustus 2019. Selain di kampus Politeknik Negeri Semarang, rangkaian kegiatan IPBL juga akan berlangsung di berbagai lokasi diantaranya kampus Universitas Negeri Semarang, daerah pesisir utara Jawa Tengah untuk kegiatan konservasi mangrove, desa wisata Munding dan kunjungan ke sekolah dasar di kawasan Semarang untuk memberikan edukasi kepada siswa sekolah dasar tentang pentingnya sanitasi dan konservasi.
