Ribuan Pelajar Ramaikan Voca Tech Edu Fair 2026 Polines

SEMARANG — Ribuan pelajar memadati Gedung Serba Guna Politeknik Negeri Semarang (Polines) dalam gelaran VocaTech Edu Fair 2026 bertajuk “Start Your Future Here”, Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.500 siswa SMA/SMK/MA dari 140 sekolah se-Jawa Tengah serta melibatkan 18 mitra strategis dari dunia industri.

Direktur Polines, Dr. Garup Lambang Goro S.T., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan pendidikan vokasi sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah.

“Kami terus menjalin kerja sama dengan industri. Banyak mahasiswa kami telah menjalani magang hingga direkrut oleh berbagai perusahaan di Jawa Tengah, Jakarta, dan Jawa Barat,” tuturnya.

Ia menambahkan, Polines terus mengembangkan Teaching Factory (TEFA) sebagai model pembelajaran berbasis praktik dengan standar industri. Selain itu, pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things menjadi fokus dalam pengembangan riset dosen dan mahasiswa.

“Riset berbasis AI dan IoT telah diterapkan dalam berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pertanian, peternakan hingga konstruksi,” jelasnya.

Saat ini, Polines memiliki 27 program studi dengan sekitar 9.000 mahasiswa, didukung oleh 390 dosen dan 205 tenaga kependidikan. Polines juga terus mendorong hilirisasi riset agar hasil inovasi dapat diimplementasikan di dunia industri.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Dr. Sadimin, S.Pd., M.Eng., mengapresiasi kegiatan ini karena mampu menghadirkan kolaborasi nyata antara pendidikan dan industri.

Ia menyebutkan bahwa jumlah siswa SMA/SMK dan SLB di Jawa Tengah mencapai 1.319.566 siswa yang memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan daerah.

“Diharapkan siswa memiliki kompetensi yang kuat, baik hard skill maupun soft skill, sehingga siap bekerja, melanjutkan pendidikan, maupun berwirausaha,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah Ahmad Azis, S.E., M.Si., menyoroti dinamika ketenagakerjaan yang dipengaruhi perubahan global, digitalisasi, serta ekonomi hijau.

“Serapan tenaga kerja di Jawa Tengah terus menunjukkan tren positif, ditandai dengan menurunnya tingkat pengangguran terbuka. Mayoritas investasi juga bersifat padat karya,” ujarnya.

Dari sektor industri, Site Director PT Paragon Technology & Innovation, Sony Hidajat, menekankan pentingnya kolaborasi dalam dunia pendidikan.

“Pendidikan tidak instan. Perlu proses dan pengalaman belajar yang cukup. Karena itu, kerja sama antara industri dan perguruan tinggi sangat penting agar kurikulum relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” katanya.

Melalui VocaTech Edu Fair 2026, Polines kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi vokasi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan industri, sekaligus menjadi jembatan bagi generasi muda dalam merancang masa depan kariernya. ang

Gulir ke Atas